MANUSIA DAN TUGASNYA SEBAGAI KHALIFAH

BAB I

MANUSIA DAN TUGASNYA SEBAGAI KHALIFAH

Kompentensi: Membaca, menulis, dan memahami ayat-ayat Al-Qur’an serta mengetahui hukum bacaannya dan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Sub Kompetensi: Membaca dan faham ayat-ayat tentang prinsip-prinsip beribadah serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Durasi Pembelajaran: 4 Jam Pelajaran @ 45 menit

KRITERIA KINERJA

MATERI POKOK PEMBELAJARAN

1. Kepastian dan kelancaran bacaan Al-Qur’an

2. Pembacaan QS Al-Mukmin (40) : 67 dengan fasih sesuai dengan makhrorijul huruf dan kaidah ilmu tajwid.

3. Kandungan isi QS Al-Mukmin (40) : 67 disimpulkan sesuai dengan tafsir standar / tafsir muktabar.

4. Pembacaan QS Al-Baqarah (2) : 30 dengan fasih sesuai dengan makhrorijul huruf dan kaidah ilmu tajwid.

5. Kandungan isi QS Al-Baqarah (2) : 30 disimpulkan sesuai dengan tafsir standar/ tafsir muktabar.

1. Tadarus Al-Qur’an Surat pilihan

2. Kajian Al-Qur’an Surat Al-Mukmin ; 40:67 tentang proses penciptaan manusia.

6. Pembacaan QS Adz-Dzariyat (51) 56 dengan fasih sesuai dengan makhrorijul huruf dan kaidah ilmu tajwid.

7. Kandungan isi QS Adz-Dzariyat (51) : 56 disimpulkan sesuai dengan tafsir standar /tafsir muktabar.

Kajian Al-Qur’an Surat Al-Baqaraah;2:30 tentang tugasmanusia dipersada bumi.

Sikap :

  1. Mencintai Al-Qur’an
  2. Bersih dan suci
  1. Pakaian menutup aurat

4. Sopan/adab

  1. Diam ketika Al-Qur’an dibaca
  2. Mau mendengarkan Al-Qur’an ketika dibaca
  3. Mentadaburi Al-Qur’an

Ketrampilan :

1. Kelancaran bacaan

2. Membaca dengan tartil sesuai kaidah ilmu tajwid

3. Menyimpulkan isi kandungan QS. Al-Mukmin (40) : 67, QS. Al-Baqarah (2) : 30, QS. Adz-Dzariyat (51) : 56.

4. Membaca dengan tartil sesuai kaidah ilmu tajwid.

Gambar : 1.1. Sikap seseorang sedang melaksanakan sholat fardhu


BAB I

AYAT AL-QUR’AN TENTANG KEJADIAN MANUSIA

DAN TUGASNYA SEBAGAI KHALIFAH

Pernahkan kalian renungkan mengapa Allah SWT menciptakan manusia? Apakah tujuan penciptaan manusia di muka bumi? Dan mengapa manusia harus beribadah kepada Allah SWT? Pada dasarnya Allah SWT tidak menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia (termasuk manusia), karena manusia dan jin diciptakan Allah SWT tidak lain hanyalah untuk beribadah kepada Allah SWT. Begitu juga bukanlah suatu kebetulan manusia hidup di bumi melainkan sebagai khalifah Allah SWT di bumi. Makhluk yang bertugas menguras bumi dengan seluruh isinya, dan berkewajiban memakmurkannya sebagai amanah dari Allah SWT.

A. Surat Al-Mukmin Ayat 67 tentang Proses Kejadian Manusia.

1. Bacaan Surat Al-Mukmin (40): 67

هُوَ الَّذِي ْخَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ طِفْلاً ثُمَّ لِتَبْلُغُوا أَشُدَّكُمْ ثُمَّ لِتَكُونُوا شُيُوخًاج وَمِنْكُمْ مَنْ يُتَوَفَّى مِنْ قَبْلُصلى وَلِتَبْلُغُوا أَجَلاً مُسَمًّى وَلَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

Artinya: “Dialah yang menciptakan kamu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, sesudah itu dari segumpal darah. Kemudian dilahirkannya kamu sebagai seorang anak. Kemudian (kamu dibiarkan hidup) supaya kamu sampai kepada masa (dewasa) kemudian (dibiarkan kamu hidup lagi) sampai tua, diantara kamu ada yang diwafatkan sebelum itu (Kami berbuat demikian), supaya kamu sampai kepada ajal yang ditentukan dan supaya kamu memahami(nya)” (QS Al-Mukmin (40) : 67)

2. Arti kata atau mufradat

لِتَكُوْنُوْ

=

supaya kamu

هُوَ الَّذِي

=

Dialah (Allah) yang

شُيُوْ خًا

=

sampai ke masa tua

خَلَقَكُم

=

menciptakan

وَ مِنْكُمْ

=

dan diantara kamu

مِنْ تُرَابٍ

=

dari tanah

مَنْ يُّتَوَ فَّى

=

ada yang diwafatkan

ثُمَّ

=

kemudian

مِنْ قَبْلُ

=

sebelum itu

مِنْ نُطْفَةٍ

=

dari setetes air mani

وَلِتَبْلُغُوا

=

dan supaya sampai

مِنْ عَلَقَةٍ

=

dari segumpal darah

أَجَلاً

=

kepada ajal

يُخْرِجُكُمْ

=

melahirkan kamu

مُسَمًّى

=

yang ditentukan

طِفْلاَ

=

sebagai seorang anak

وَلَعَلَّكُمْ

=

dan supaya kamu

لَتَبْلُغُوْآ

=

supaya kamu sampai

تَعْقِلُونَ

=

Memahaminya

أَ شُدَّ كُمْ

=

kepada kedewasaan kamu

3. Ilmu Tajwid

Menurut sebagian ulama menjelaskan bahwa tajwid merupakan suatu cabang ilmu yang sangat penting untuk dipelajari. Maka mempelajari ilmu tajwid itu hukumnya wajib kifayah.

Ilmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana cara-cara membaca Al-Qur’an dengan baik, benar dan fasih menurut kaidah-kaidah yang telah ditentukan baik huruf itu berdiri sendiri maupun bersambungan dengan huruf yang lainnya.

Tujuan mempelajari ilmu tajwid adalah memelihara bacaan Al-Qur’an dari kesalahan dan perubahan serta memelihara lisa (mulut) dari kesalahan membaca.

HUKUM NUN MATI / TANWIN ( نْdan ٌ ً ٍ )

Hukum nun mati dan tanwin ( نْdan ٌ ً ٍ ) nun mati dan tanwin apabila bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah, maka hukumnya ada 5 (lima) bacaan, yaitu:

a. Idzhar halqi adalah apabila ada nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ٌ ً ٍ ) bertemu dengan huruf halqi yang enam yaitu: أ ح خ ع غ هـ dibaca jelas.

Contoh: مَنْ اُوْ تِيَ مِنْ حَيْثُ مِنْ خَيْرٍ

b. Idhom bighunnah adalah apabila ada nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ٌ ً ٍ ) bertemu dengan salah satu huruf: ي ن م و, maka membacanya harus dimasukkan dengan suara mendengung.

Contoh: مَنْ اُوْ تِيَ مِنْ مَـآءٍ

c. Idhom bilaghunnah adalah apabila ada nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ٌ ً ٍ ) bertemu dengan salah satu huruf: ل ر, maka membacanya dengan memasukkan tanpa mendengung.

Contoh: مِنْ رَبِّهِمْ مِنْ لَمْ

d. Iqlab adalah apabila ada nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ٌ ً ٍ ) bertemu dengan salah satu huruf ba’ ( ب ) dengan cara membalikkan nun mati atau tanwin menjadi mim ( م ) yang disamarkan dengan mendengung.

Contoh: مِنْ رَبِّهِمْ مِنْ لَمْ

e. Ikhfa’ adalahada nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ٌ ً ٍ ) bertemu dengan salah satu huruf: ت ث ح د ذ ز س ش ص ض ط ظ ف ق ك , maka membacanya dengan memasukkan tanpa mendengung.

Contoh: اَنْدَادًا مِنْ جُوْعٍ اَنْ تَقُوْلُ

4. Penerapan Ilmu Tajwid

Lafal

Hukum Bacaan

Alasan

هُوَ الَّذِيْ

Mad Thobi’i

Ada huruf ya sebelumnya berkarokat kasroh

وَ الَّذِيْ

Al-Syamsiyah

Alif lam-nya tidak dibaca, tetapi dipadukan dengan huruf berikutnya, karena terdapat dalam rangkaian kalimat

خَلَقَكُمْ مِّنْ

Idghom mutamatsilain

Ada mim mati bertemu mim

مِنْ تُرَابٍ

Ihfa’

Ada nun mati bertemu huruf ta’

مِنْ نُطْفَةٍ

Idgham bighunnah

Ada nun mati bertemu huruf nun

مِنْ عَلَقَةٍ

Idzhar halqi

Nun mati bertemu huruf ‘ain

لِتَبْلُغُوْآ

Qalqalah sughra

Ada ba’ mati bertemu ‘ain

لِتَبْلُغُوْآ اَجَلاً

Mad jaiz munfasil

Mad asli bertemu hamzah berbeda kata

شُيُوخًـا

Mad ‘iwad

Mad thobi’i bila ujung kalimat yang berbaris fathah dua dihentikan

تَعْقِلُوْنَ

Mad aridhi sukun

Mad thobi’i berupa wawu jatuh sebelum waqaf

5. Isi Kandungan Surat Al-Mukmin ayat 67

Adapun kesimpulan aas isi atau kandungan QS Al-Mukmin ayat 67 adalah:

a. Penegasan Allah SWT bahwa manusia adalah makhluk yang diciptakan/asal kejadiannya dari tanah.

b. Penjelasan dari Allah SWT tentang proses kejadian manusia ketika dalam kandungan.

c. Informasi tentang perkembangan hidup manusia setelah lahir ke dunia. Diantara kehidupan manusia itu ada yang hanya sampai kecil, ada sampai dewasa, dan adapula yang sampai lanjut usia. Hal ini menunjukkan ke mahakuasaan Allah SWT.

d. Manusia diperintahkan agar mengambil pelajaran dari proses penciptaan manusia tersebut.

6. Perilaku yang mencerminkan kandungan isi Surat Al-Mukmin ayat 67

Manusia sebagai anak turunan Adam adalah makhluk yang paling mulia. Kemuliaan itu dapat terlihat jika dibandingkan dengan sejuta makhluk lain yang ada di muka bumi. Bahkan kelengkapan yang diberikan Allah SWT kepada manusia melebihi yang diberikan kepada makhluk lainnya. Dari segi bentuk ciptaan, manusialah yang menempati kejadian paling indah dari makhluk-makhluk Allah lainnya. Walaupun demikian martabat yang mulia dapat pula meluncur jatuh ke bawah menjadi hina dina. Ketinggian martabat, seseorang adalah mereka yang beriman, dan beramal saleh. Maka untuk mempertahankan ketinggian martabat manusia itu, bahkan untuk meningkatkan lagi, selain iman dan amal saleh, adalah ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan menjadi alat dari syarat untuk menunaikan fungsi manusia sebagai khalifah Allah di bumi.

B. Surat Al-Baqarah ayat 30 tentang Tugas Manusia di Persada Bumi

Manusia diciptakan Allah SWT di dunia ini ada dua fungsi, pertama untuk beribadah semata-mata karena Allah SWT sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Adz-Dzariyat (51) 56. Kedua sebagai khalifah Allah di Persada Bumi sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Al-An’am (6) : 165.

Manusia adalah makhluk yang bertugas mengurus bumi dengan seluruh isinya, dan berkewajiban memakmurkannya sebagai amanah dari Allah SWT sebagai khalifah di bumi manusia berkewajiban membudayakan alam ini guna menyiapkan kehidupan yang bahagia. Tugas dan kewajiban itu adalah ujian Allah SWT. Pada manusia, siapa diantaranya yang paling menunaikan amanah tersebut. Dalam pelaksanaan kewajiban dan amanah, semua adalah sama berdasar bidang dan keahlian masing-masing. Jadi hidup menganggur dan bermalas-malasan bertentangan dengan ajaran Islam.

Semua manusia diciptakan dari suatu asal yang sama tidak ada kelebihan yang satu dari yang lainnya, kecuali yang paling baik dalam menunaikan fungsinya sebagai khalifah Allah SWT di bumi, yang lebih banyak manfaatnya bagi kemanusiaan, dan yang paling takwa kepada Allah SWT. Hadist Nabi Muhammad SAW menyatakan:

خَيْرُ النَّـاسِ اَنْعُهُمْ لِلنَّـاسِ (رواه البخارى)

Artinya: “Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling berguna untuk sesama manusia”

1. Bacaan Surat Al-Baqarah ayat 30

وَإِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلئِكَةِ إِنِّي جَاعِلٌ فِي اْلاَرْضِ خَلِيفَةً قلى قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُونَ

Artinya: “Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seseorang khalifah di muka bumi”. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?”. Tuhan Berfirman: “Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui” (QS. Al-Baqarah (2) : 30)

2. Arti kata / mufrodat

يُفْسِدُ

=

yang akan membuat kerusakan

وَإِ ذَ

=

dan ingatlah (ketika)

فِيْهَا

=

di atas bumi

قَلَ

=

berfirman

وَيَسْفِكُ

=

dan mengalirkan

رَبَّكَ

=

Tuhanmu

الدِّ مَاءَ

=

darah

لِلْمَلئِكَةِ

=

kepada para malaikat

وَنَحْنُ

=

dan kami

إِنّىِ

=

sesungguhnya Aku

نُسَبِّحْ

=

senantiasa bertasbih

جَاعِلٌ

=

hendak menjadikan

بِحَمْدِ كَ

=

dengan memuji Engkau

فِى اْلاَرْضِ

=

di muka bumi

وَ نُقَدِّ سُ لَكَ

=

dan menyucikan Engkau

خَلِيْفَةً

=

seorang kholifah

قَالَ

=

Tuhan berfirman

قَالُوْا

=

mereka berkata

إِنّىِ

=

sesungguhnya Aku

اَتَجْعَلُ

=

mengapa engkau menjadikan

مَـا

=

sesuatu/apa-apa

فِيْهَا

=

(khalifah) di bumi

لاَ تَعْلَمُوْنَ

=

yang tidak kamu ketahui

مَنْ

=

orang

3. Ilmu Tajwid

Hukum mim mati ( مْ )

a. Idzhar syafawi adalah apabila ada min sukun ( مْ ) bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah selain huruf mim ( م ) dan ba’ (ب ) dibaca dengan terang atau jelas.

Contoh: اَنْعَمْتَ اَمْثَـالَهُمْ هُمْ اَشَدُّ

b. Idzghom mutamatsilain adalah memasukkan bacaan suatu huruf yang mati (sukun) dari suatu kata ke dalam huruf yang sama dari kata berikutnya.

Contoh: وَمِنْكُمْ مَّنْ فَمَا رَبِحَتْ تّـِجَارَتُهُمْ

c. Idzghom mutaqorrabain adalah memasukkan suatu huruf yang mati (sukun) dari suatu kata ke dalam bunyi huruf lain yang bunyinya hampir sama (berdekatan makhrojnya) pada kata berikutnya.

Contoh: اَلَمْ نِخْلُقُكُمْ اِرْ كَبْ مَعَنَا وَ يَلْهَثْ ذَ لِكَ

d. Idzghom mutafanitsain adalah memasukkan bunyi suatu huruf yang mati (sukun) ke dalam huruf lain yang sejenis tempat keluarnya suatu huruf (makhroj) sehingga bunyi suaranya tidak jauh berbeda.

Contoh: قَالَتْ طَائِفَةُ اُجِيْبُتْ دَعْوَ تُكُمُمَا

e. Ikhfa’ Syafawi adalah apabila ada mim sukun ( مْ ) bertemu dengan huruf ba’ (ب ) maka cara membacanya harus samar-samar dibibir dan didengungkan.

Contoh: اِعْتَصِمْ بِااللهِ وَهُمْ بِهِ

4. Penerapan Ilmu Tajwid

Lafal

Hukum Bacaan

Alasan

قـَالَ

Mad thobi’i

Fathah pada huruf qof menghadapi alif mati

لِلْمَلئِكَةِ

Mad wajib muttasil

Huruf mad berkumpul dengan hamzah

جَـاعِلٌ فِى

Ikhfa’

Dhammah tanwin menghadapi huruf ikhfa’ fa’

فِى اْلاَرْضِ

Idhar Qomariyah

Lam ta’rif bertemu dengan huruf qomariyah ro’

قَـالُوْ اَتَجْعَلُ

Mad jaiz

Dhomah pada huruf lam menghadapi wawu mati dan hamzah pada kata berikutnya

مَنْ يُّفْسِدُ

Idghom bighunnah

Nun mati bertemu ya’

تَجْعَلُ

Qolqolah sughro

Huruf qalqalah yaitu jim berada di tengah dan mati

تَعْلَمُوْنَ

Mad Aridh

Dhomah pada huruf mim menghadapi wawu mati dan huruf nun yang diwaqafkan

5. Isi Kandungan Surat Al-Baqarah ayat 30

Berdasarkan terjemah Surat Al-Baqarah ayat 30, dapat disimpulkan isi kandungannya secara rinci, yaitu:

a. Pemberitahuan Allah SWT kepada para malaikat tentang rencananya akan menciptakan Adam (manusia) yang kedudukannya sebagai khalifatullah fil ardhi/khalifah di muka bumi

b. Para malaikat menyangsikan kemampuan manusia sebagai khalifah di bumi, tetapi Allah SWT menyakinkannya, yakni dengan cara diberi karunia akal, manusia dapat menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan.

c. Fungsi khalifah di bumi adalah:

1) Menjadi pemimpin, baik bagi orang lain maupun dirinya sendiri dalam upaya mencari ridha Allah dengan mengabdi dan menyembah hanya kepada Allah SWT.

2) Menyejahterakan dan memakmurkan bumi, mengelola, merawat dan memanfaatkan hasilnya untuk kesejahteraan seluruh makhluk.

6. Perilaku yang mencerminkan kandungan isi Surat Al-Baqarah ayat 30

a. Manusia diciptakan Allah SWT diberi tugas sebagai khalifah di persada bumi ini. Maka sebagai khalifah ada dua peranan penting yang diamanahkan dan dilaksanakan manusia. Pewrtama memakmurkan bumi, yakni mengeksplorasi kekayaan bumi bagi kemanfaatan seluas-luasnya umat manusia, dengan memelihara kekayaan agar tidak punah. Kedua, memelihara bumi dari upaya perusahaan yang datang dari pihak manapun.

b. Manusia seyogyanya banyak bersyukur kepada Allah SWT, karena disamping diberi tugas mulia sebagai khalifah dimuka bumi, juga diciptakan sebagai makhluk yang paling mulia.

c. Sebagai khalifah atau pemimpin hendaknya memenuhi syarat-syarat memimpin diantaranya:

1) Berpengetahuan luas

2) Adil

3) Tidak cacat jasmani

4) Bertanggung jawab, teguh, kuat dalam menjalankan pemerintahan memajukan negara dan agama serta sanggup membela keduanya dari segala macam musuh.

B. Surat Adz-Dzariyat ayat 56 tentang Tugas Manusia Sebagai Makhluk

Manusia diciptakan di dunia ini adalah untuk beribadah atau menyembah Allah SWT, yakni dengan memuja kebesaran Allah dan berdoa kepada Allah SWT agar manusia taqorrub kepada-Nya. Salah satu upaya untuk mendekatkan diri yang utama adalah melalui komitmen dalam melaksanakan rukun Islam sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Manusia disamping memiliki tugas menyembah Allah dalam ibadah mahdhah yaitu berkomunikasi langsung terhadap Allah atau hablum minallah, juga bertugas untuk menyembah Allah melalui ibadah ghairu mahdhah yaitu berkomunikasi antara manusia dengan manusia sekitarnya atau hablum minannas yaitu berbuat baik kepada sesama manusia (Baca QS. An-Nisa’ (4) : 36).

1. Bacaan Surat Adz-Dzariyat Ayat 56

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَاْلإِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ (الذاريات: 56)

Artinya: Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku” (QS Adz-Dzariyat (51) : 56)

2. Arti kata / mufrodat

وَمَـا

=

dan tidak

وَ اْلإِ نْسَ

=

dan manusia

خَلَقْتُ

=

Aku ciptakan

إِلاَّ

=

kecuali

الجِنّ

=

jin

لِيَعْبُدُوْ نِ

=

untuk beribadah kepada-Ku

3. Ilmu Tajwid

Hukum Bacaan Qolqolah

Qolqolah artinya getaran suara, pantulan suara.

a. Qolqolah Sughro, yaitu apabila ada salah satu huruf: ق, ط, ب, ج, د yang disukun (mati) dan matinya itu berada di tengah kota. Cara membacanya harus bergerak dan berbunyi seperti memantul atau membalik.

Contoh: اَجْرٌ غَيْرُ اَبْصَارِهِمْ وَارْزُقْنِى فَهْمًا لِيُمْدِ دْنَا لِيُطْفِئُوْا نُوْ رَاللهِ

b. Qolqolah Kubro yaitu apabila ada salah satu huruf: ط, ق, د, ج, ب yang hidup (bertanda bunyi hidup) tetapi huruf-huruf itu berada di akhir pemberhentian (waqaf) atau akhir ayat, maka gerakan perilaku bunyinya harus dipantulkan dengan suara yang lebih berat, yang disukunkan (dimatikan).

Contoh: اُوْلُوْ اْلاَلْبَـابِ سَوَآءَ الصِّرَا طَ بِرَبِّ اْلطَلَقِ قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدٌ مِنْ بََهِيْجٍ

4. Penerapan Ilmu Tajwid

Lafal

Hukum Bacaan

Alasan

وَمَـا

Mad thobi’i

Ada huruf alif sebelum berkarokat fathah

خَلَقْتُ

Qalqalah

Ada huruf qolqolah: قْyang mati di tengah kata

الجِنّ

Idzhar

Ada lam ta’rif bertemu dengan huruf qomariyah yaitu jim (ج)

وَ اْلإِ نْسَ

Ikhfa’

Ada nun mati ( نْ ) bertemu huruf ya’ (ي )

لِيَعْبُدُوْنِ

Mad thobi’i

Ada wawu yang sebelumnya berkarokat dhomah

5. Isi kandungan Surat Adz-Dzariyat Ayat 56

Adapun kesimpulan dari Surat Adzariyat ayat 56 adalah:

a. Allah SWT menciptakan manusia dengan tujuan untuk mengangkat derajat manusia kepada derajat yang tinggi, baik dalam kehidupan di dunia maupun di akhirat kelak.

b. Untuk mencapai derajat tinggi, manusia harus mengikuti petunjuk-petunjuk-Nya yaitu dengan beribadah kepada-Nya.

c. Perilaku yang mencerminkan isi Surat Adz-Dzariyat ayat 56 Manusia diciptakan oleh Allah SWT sebagai makhluk yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lain, mengemban tugas untuk menyembah Allah SWT sehingga segala ucapan dan perbuatannya harus bernilai ibadah kepada-Nya.

Resume

1. Surat Al-Mukmin Ayat 67

a. Allah SWT menerangkan bahwa manusia diciptakan dari tanah. Tanah menyediakan unsur-unsur yang diperlukan tumbuh-tumbuhan untuk hidup. Tumbuh-tumbuhan tersebut dimakan binatang. Dari keduanya manusia mendapatkan makanan. Kemudian dari sari pati makanan yang dikonsumsi manusia, Allah menciptakan sel spermatozoa yang akhirnya menjadi calon manusia baru.

b. Manusia hidup di dunia ini akan mengalami tiga masa, yaitu masa kanak-kanak, masa dewasa, dan masa tua. Manusia juga akan sampai kepada kematiannya pada salah satu diantara ketiga masa tersebut.

2. Surat Al-Baqoroh Ayat 30

a. Allah swt memberi informasi pada malaikat, bahwa Dia akan menciptakan manusia sebagai khalifah dimuka bumi. Malaikat bertanya mengapa Allah swt, menciptakan manusia dan menugaskannya sebagai khalifah dipersada bumi, padahal manusia adalah makhluk yang akan membuat kerusakan dan menumpahkan darah. Kemudian Allah swt menerangkan bahwa Dia mengetahui segala sesuatu yang tidak diketahui oleh para malaikat.

b. Khalifah dipersada bumi merupakan kedudukan manusia sebagai wakil Allah swt. Manusia sebagai khalifah bertugas memakmurkan bumi, mengolah dan memanfaatkan segala yang ada padanya serta tidak merusaknya.

3. Surat Adz-Dzariyat Ayat 56.

a. Penjelasan Allah swt yang berisi tentang diciptakannya manusia dan jin adalah agar taqarrub dan mengabdi/menyembah-Nya.

b. Dijadikannya jin dan manusia agar mereka tunduk, patuh dan merendahkan diri kepada Allah swt.

Berita Baru

Penyebab utama masuk Islamnya para sahabat Nabi Muhammad SAW adalah Al-Qur’an seperti Umar bin Khathtab, yang masuk Islam setelah mendengar adiknya (Fatimah) membaca awal Surat Thaha. Al-Qur’an senantiasa menjadi penyebab masuk Islam orang-orang sesudahnya, baik dimasa kini maupun dimasa yang akan datang.

Tugas

Manusia diungkap Al-Qur’an dalam berbagai dimensi, mulai dari asal mulanya, reproduksi, perkembangannya dari lahir hingga hayatnya dan peran sentralnya sebagai khalifah. Coba diskusikan dengan temanmu tentang teori evolusi yang berkaitan dengan asal usul manusia dalam pandangan ilmiah?

Glosarium

· Ilmu tajwid ilmu yang membahas cara-cara membaca Al Qur’an dengan baik dan benar, dengan membahas bagaimana caranya mengucapkan huruf-huruf Al-Qur’an dimana tempat berhentinya dan sebagainya.

· Syariat adalah hukum agama yang menetapkan peraturan hidup manusia, hubungan manusia dengan Allah swt hubungan manusia dengan manusia dan alam sekitar berdasarkan Al-Qur’an dan Al-Hadits.

· Khalifah artinya penyambung atau penghubung dan diketahui tugas untuk menyampaikan sesuatu atau mengerjakannya.

· Ibadah adalah perbuatan untuk menyatakan bakti kepada Allah swt, yang didasari ketaatan mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Tugas 1

a. Perorangan

1. Bacalah QS. Al-Mukmin (40): 67, QS Al-Baqarah (2): 30, QS Adz-Dzariyat (51): 56

2. Terjemahkan ayat-ayat tersebut ke dalam bahasa Indonesia dengan benar!

3. Carilah masing-masing tiga bacaan idhar, idghom bighunnah dan ikhfa’ dalam ayat-ayat tersebut!

b. Kelompok

1. Diskusikan tentang proses kejadian penciptaan manusia menurut Al-Qur’an, simpulkan dan tulislah hasilnya!

  1. Diskusikan tentang kandungan/maksud QS Al-Jin (22): 16 dan QS Al-Fath (48): 29, kemudian buatlah contoh perilaku yang mencerminkan ayat tersebut!

Uji Kompetensi 1

Jawablah dengan tepat pertanyaan di bawah ini!

1. Tuliskan dan terjemahkan dengan lengkap QS Al-Mukmin ayat 67!

2. Kemukakan kandungan/isi dari QS Al-Mukmin ayat 67!

3. Jelaskan proses asal kejadian manusia menurut QS Al-Mukmin ayat 67!

4. Jelaskan tugas manusia sebagai khalifah di persada bumi!

5. Apabila ada min mati bertemu dengan huruf hijaiyah terkandung 3 bacaan. Sebutkan dan jelaskan disertai contoh masing-masing!

6. Apa arti dari kutipan ayat berikut ini!

a. اِنّىِ جَـاعِلٌ

b. نُسَبِّحُ

c. فِى اْلاَرْضِ

d. اَتَجَعْلُ

e.مَنْ يُّفْسِدُ

7. Tuliskan QS Al-Bayyinah ayat 5 disertai terjemahnya!

8. Carilah bacaan tajwid yang terdapat dalam QS Al-Bayyinah ayat 5!

9. Jelaskan isi/kandungan Surat Al-Baqarah ayat 5!

10. وما خلقت الجن والإنس إلا ليعبدون (الذاريات: 56)

a. Tulis kembali ayat tersebut, lengkapi dengan terjemahnya!

b. Jelaskan tujuan Allah SWT menciptakan jin dan manusia!

Portofolio

Perilah ke perpustakaan, carilah minimal 3 buku tentang kepemimpinan (kekhalifahan di bumi), dan kewajiban untuk beribadah kepada Allah SWT. Bacalah dan tulislah ringkasannya yang memuat tugas seorang pemimpin, syarat-syarat pemimpin, tujuan Allah SWT menjadikan manusia sebagai khalifah di bumi, serta kewajiban manusia sebagai hamba Allah SWT.

Tuliskan nama pengarang, judul buku, penerbit, kota, tahun terbit serta halaman buku yang dibaca!

Buku 1 …………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………….

Buku 2…………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………….

Buku 3…………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………….

Dalam penilaian portofolio ini mencakup tiga aspek,yaitu: kognitif, afektif dan psikomotor. Adapun pedoman penilaiannya adalah:

A. 80 – 100 = Sangat baik

B. 70 – 79 = Baik

C. 56 – 69 = Cukup

D. 0 – 55 = Kurang

Uji Sub Kompetensi

Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, d atau e sebagai jawaban yang paling cepat!

  1. Nun mati (نْ) menghadapi huruf ta’ (ت) pada kalimat مِنْ تُرَابٍ harus dibaca samar, dengan dengung karena merupakan bacaan …

a. Idhgham c. Ikhfa’ e. Iqlab

b. Idzhar d. Qalqalah

  1. Potongan firman Allah SWT dari Surat Al-Mukmin :67, yang berbunyi تُرَابٍ مِنْ berisi penegasan bahwa Allah SWT menciptakan umat manusia itu berasal dari …

a. air c. gas e. tanah

b. udara d. batu

Perhatian pernyataan-pernyataan berikut!

Memiliki jasmani dan rohani yang sehat

1. Memiliki wajah yang tampan atau cantik

2. Beragama Islam dan mengamalkan ajarannya

3. Kepribadiannya disenangi oleh seluruhmakhluk

4. Selama hidupnya senanatiasa bertawakal pada Allah

Dari pernyataan-pernyataan tersebut yang termasuk hal-hal yang harus dimililiki dan diamalkan oleh manusia yang kedudukannya sebagai khalifah Allah adalah …

a. 1, 2 dan 3 c. 1, 3 dan 4 e. 1, 2, 3 dan 5

b. 3, 4 dan 5 d. 1, 3 dan 5

3. Berdasarkan Al-Qur’an Surat Adz-Dzariyat ayat 56, maksud Allah SWT menciptakan jin dan manusia adalah untuk …

a. bersabar c. beribadah e. berkomunikasi

b. berilmu d. berprestasi

4. Hal yang tidak termasuk ke dalam ibadah yang hukumnya fardhu’ain adalah …

a. Shalat lima waktu

b. Berpuasa di bulan ramadhan

c. Menunaikan haji

d. Berzakat

e. Menshalati jenazah

5. Dammah terbalik pada huruf هـ dari lafal له harus dibaca dua karokat, dan merupakan mad …

a. silah c. iwad e. jaiz

b. tabi’i d. wajib

6. Lafal وَ نُسُكِى dakan Surat Al-An’am ayat 62 terjemahannya adalah

a. dan hidupku c. dan ibadahku e. dan matiku

b. dan perjuanganku d. dan sedekahku

7. Yang dimaksud dengan syirik adalah …

a. sikap perilaku tercela yang hukumnya haram

b. sikap perilaku menyekutukan Allah

c. meninggalkan apa yang wajib dan dikerjakan

d. melaksanakan yang diharamkan

e. menyembah matahari, bulan dan bintang

8. Berikut termasuk kandungan Surat Bayyinah ayat 5 kecuali …

a. suruhan ibadah

b. ibadah harus dilandasi dengan ikhlas

c. perintah mengerjakan shalat

d. suruhan mengeluarkan zakat

e. larangan bergaul dengan orang yang tidak seiman

9. Yang termasuk hal yang sunah dalam mengerjakan shalat adalah

a. takbiratul ihram

b. membaca doa iftitah

c. membaca surat al-Fatihah

d. ruku’

e. i’tidal

10. Menurut Surat Al-Mukmin ayat 67, manusia diciptakan Allah SWT dari …

a. tanah c. segumpal daging e. segumpal darah

b. spermatozoa d. sel telur

11. Selain Surat Al-Mukmin ayat 67, surat lain yang menjelaskan proses kejadian manusia adalah Surat …

a. Al-Baqarah ayat 30 d. Al-An’an ayat 162-163

b. Al-Mukmin ayat 12-14 e. Al-Bayyinah ayat 5

c. Adz-dzariyat ayat 56

12. Allah SWT menjadikan manusia sebagai wakil-Nya di bumi. Manusia bertugas mengelola bumi untuk kemakmurannya. Istilah ini dikenal dengan nama …

a. khilafah c. wakilullah e. insan kamil

b. khalifah d. wahyullah

13. Malaikat menyatakan bahwa setelah ditempatkan di bumi, manusia akan …

a. selalu bertasbih kepada-Nya

b. selalu menyucikan-Nya

c. selalu berbuat baik

d. selalu beribadah

e. membuat kerusakan dan mengalirkan darah

14. إِنِّي أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُون َ Potongan ayat tersebut mempunyai hukum bacaan …

a. sesungguhnya Allah Maha Menguasai segala sesuatu

b. sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu ketahui

c. sesunguhnya Allah lebih tahu apa yang tidak kamu ketahui

d. sesungguhnya Allah Maha Adil dan Maha Bijaksana

e. sesungguhnya Allaah Maha Mendengar dan Maha Melihat

15. Menurut Q.S. Adz-Dzariyat ayat 56, tujuan Allah SWT menciptakan jin dan manusia adalah …

a. untuk menunjukkan kekuasaan-Nya

b. untuk beribadah kepada-Nya

c. untuk memperbanyak keturunan

d. untuk meramaikan alam ini

e. untuk saling menolong

16.وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَاْلإِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ Kalimat yang bergaris bawah pada ayat tersebut mempunyai arti …

a. tidak Aku ciptakan

b. kecuali

c. untuk beribadah kepada-Ku

d. jin

e. manusia

17. Berikut ini yang bukan termasuk kandungan Surat Al-An’am ayat 162-163 adalah …

a. sesungguhnya shalatku adalah milik Allah

b. sesungguhnya musibahku adalah milik Allah

c. sesungguhnya ibadahku adalah milik Allah

d. sesungguhnya hidupku adalah milik Allah

e. sesungguhnya matiku adalah milik Allah

18.وَمَمَاتِى Potongan ayat tersebut mempunyai hukum bacaan …

a. mad thabi’i

b. ghunnah

c. idhgham bighunnah

d. idhgham bila ghunnah

e. idzhar

19. Menurut Surat Al-Bayyinah ayat 5, Allah SWT tidak memerintahkan manusia, kecuali untuk beribadah kepada-Nya, dengan …

a. khusyu’ c. ikhlas e. serius

b. sungguh-sungguh d. tekun

20. حُنَفَـاءَPotongan ayat tersebut termasuk bacaan …

a. mad thabi’i c. mad wajib muttasil e. idzhar sawafi

b. mad jaiz munfasil d. idhghom bighunnah

21.لَهُ الدِّين dalam Surat Al-Bayyinnah ayat 5 tersebut ada (ال) dalam kalimat tersebut termasuk bacaan …

a. idzhar qomariyah b. idgham syamsiyah

c. idgham bilaghunnah d. idzhar safawi e.idgham bighunnah

22. وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ dalam Surat Al-An’am ayat 163 arti yang paling tepat “Aku yang pertama-tama …

a. selamat dari siksa

c. terhindar dari siksa

b. sejahterta dan bahagia

d. menyerahkan diri kepada Allah

e. beruntung

23. Dalam doa iftitah, kita menyerahkan nusuki hanya kepada Allah, maksudnya adalah …

a. shalatnya c. matinya e. ibadahnya

b. hidupnya d. amal shalehnya

24. Dalam Surat Al-Bayyinah ayat 5 disebutkan Islam sebagai دِينُ الْقَيِّمَةِ Maksudnya adalah …

a. agama yang hebat c. agama yang lurus e. agama samawi

b. agama yang benar d. agama yang diridhai Allah

25.Jika ada manusia yang beribadah hanya untuk mendapatkan pujian dan sanjungan dari orang lain, maka ibadahnya termasuk …

a. sesuai syariat Islam c. khusuk e. sia-sia (batal)

b. bertentangan syariat Islam d. tuma’ninah

26.Dalam Surat Al-Bayyina ayat 5 kita diperintahkan لِيَعْبُدُوا اللَّهَ maksudnya adalah

a. mengerjakan shalat

b. mendirikan shalat

c. menegakkan ibadah

d. mendekatkan diri kepada Allah

e. memuliakan Allah

27. Dalam Surat Al-Bayyinah ayat 5 disebutkan مُخْلِصِينَ yaitu orang-orang
yang …

a. Islam c. Ikhlas e. Iman

b. Ihsan d. Istiqomah

28.Dalam Surat Al-An’am ayat 162 disebutkan Allah sebagai رَبِّ الْعَالَمِينَ maksudnya

a. pencipta alam c. menguasai alam e. pengatur alam

b. pencipta dan penguasa alam d. sesembahan makhluk

29. Dalam Surat Adz-Dzariyat ayat 56 disebutkan termasuk qolqolah sugro, sedangkan huruf qolqolahnya adalah …

a. خ c. ق e. م

b. ل d. ت

30. Pada saat manusia akan menciptakan manusia didahului dengan dialog dengan

a. Malaikat c. iblis e. malaikat, jin dan syaitan

c. jin d. syaitan

Isian

Isilah titik-titik di bawah ini dengan tepat !

1. Ilmu tajwid adalah………………………………………………………………………….

2. Apabila nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf ha’ disebut bacaan……

3. Huruf Idhar wajib ada………….. yaitu……………………………………………….

4. هُوَ الَّذِي ْخَلَقَكُمْ مِنْ تُرَاب artinya……………………………………………………….

5. ٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍterdapat hukum bacaan……………………………………………………..

6. ثُمَّ مِنْ عَلَقَةٍ terdapat hukum bacaan………………………………………………………

7. ثُمَّ يُخْرِجُكُمْ jika ditulis dengan arab latin adalah…………………………………

8. Tugas manusia di persada bumi adalah sebagai……………………………………….

9. Jin dan manusia diciptakan Allah swt untuk…………………………………

10. Huruf qolqolah itu ada…………. yaitu………………………………………

Essay

Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan uraiang singkat!

1. Kemukakan tahapan kejadian manusia menurut Al-Qur’an Surat Al-Mukmin ayat 12-13!

2. Apa yang dimaksud dengan manusia sebagai khalifah?

3. Kemukakan kandungan dari Surat Adz-Dzariyat ayat 56!

4. Tuliskan hukum bacaan yang kamu ketahui dari Surat Adz-Dzariyat ayat 56!

5. Jelaskan tugas dan tujuan dari manusia dan jin diciptakan oleh Allah swt.!

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: